Selamat Datang Di Agen Bola Online www.maxbet303.fun Situs Taruhan Agen Bola Online dan sabung ayam online terpercaya di Indonesia. Kami melayani pembuatan akun untuk taruhan sportsbook, live casino online, sabung ayam online, togel online, maxbet, m8bet, afb88, cbo855, klik4d. Maxbet303 selalu memberikan promo yang menarik serta transaksi aman, cepat dan terpercaya. Anda dapat menghubungi kami melalui LiveChat, Line ID dan WhatsApp yang online selama 24 jam. Minimum deposit dan penarikan dana adalah Rp. 50.000,-

Rusia di Ancam Akan Di Coret dari Euro Bila Terjadi Kerusuhan Kembali

15/06/2016 Kategori : Berita Bola

Tags: , ,

Rusia akan dikeluarkan dari Piala Euro 2016 bila melakukan kerusuhan di pertandingan mereka selanjutnya.

Badan sepakbola tertinggi Eropa akan menjatuhi sanksi kepada Rusia apabila suporter mereka terlibat dalam kerusuhan kembali.
Seperti yang di laporkan oleh Agen Bola Maxbet , suporter Rusia  melakukan tindak tidak terpuji saat melawan Inggris, Marseille,Sabtu (11/06).

Suporter Rusia di duga melakukan rasisme dan juga menyalahkan obor api dalam stadion, dalam pengembangan kasus tersebut, beberapa orang sudah di deportasi dari francis, karena terlibat dalam insiden kerusuhan berulang kali di luar stadion.

Sanksi percobaan dan denda yang dijatuhkan UEFA itu cuma terkait bersama insiden di dalam stadion saja dan Rusia mempunyai hak buat ajukan banding.

Kepolisian Prancis menuding 150 perusuh sepak bola ‘yang terlatih’ di balik kerusuhan yang berlangsung menjelang kontes Inggris melawan Rusia.

Enam suporter Inggris serta telah dijatuhi hukuman penjara sebab keterlibatan dalam kerusuhan, yang menyebabkan 35 orang cedera, sebahagian besar yakni suporter Inggris.

Sementara Ketua Asosiasi sepak bola Inggris, FA, Greg Dyke, mengungkapkan kekhawatiran serius atas keamanan di Lille, yang dapat jadi lokasi berjumpa suporter Inggris dan Rusia.

Suporter Inggris dapat datang ke Lille menjelang kejuaraan Inggris melawan Wales, Kamis 16 Juni, tetapi sehari sebelumnya Rusia yang bertanding melawan Slowakia.