Selamat Datang Di Agen Bola Online www.maxbet303.fun Situs Taruhan Agen Bola Online dan sabung ayam online terpercaya di Indonesia. Kami melayani pembuatan akun untuk taruhan sportsbook, live casino online, sabung ayam online, togel online, maxbet, m8bet, afb88, cbo855, klik4d. Maxbet303 selalu memberikan promo yang menarik serta transaksi aman, cepat dan terpercaya. Anda dapat menghubungi kami melalui LiveChat, Line ID dan WhatsApp yang online selama 24 jam. Minimum deposit dan penarikan dana adalah Rp. 50.000,-

Maria Sharapova Terlibat Kasus Doping

12/03/2016 Kategori : Berita Bola

Tags: , ,

Mantan petenis nomor satu di dunia, Maria Sharapova mengungkapkan dirinya gagal menajalani tes doping di ajang Australia Terbuka dikarenakan mengkonsumsi meldonium. Sharapova pun mengaku tak mengetahui zat tersebut dilarang dalam olah raga.

Meldonium adalah obat penambah stamina yang belakangan ini diketahui masuk dalam kategori terlarang yang digunakan dalam dunia olahraga. Lantaran masalah kesehatan, Sharapova ternyata mengkonsumsi obat tersebut sejak 2006.

Sharapova yang telah menjuarai lima gelar grand slam mengatakan belum juga mengetahui sanksi yang akan dia hadapi dengan kondisi tersebut. Namun apa pun itu, dia telah mengaku siap menanggungnya.

“Saya gagal tes (doping) dan bertanggung jawab penuh untuk itu. Selama 10 tahun saya mengkonsumsi itu (meldonium) yang direkomendasikan oleh dokter saya, dokter dari keluarga saya,” kata Sharapova dalam konfrensi persnya, dikutip Agen Bola Maxbet Selasa (8/3/2016).

“Beberapa hari yang lalu saya mendapat surat dari ITF. Perlu Anda ketahui, obat itu dalam 10 tahun terakhir tidak ada dalam daftar terlarang WADA (badan anti-doping dunia) dan tidak ada larangan dalam hukum olah raga,” kata Sharapova.

“Tetapi pada 1 Januari (2016 -red), aturan tersebut pun telah berubah, meldonium menjadi zat terlarang dan saya tidak tahu hal itu. Sehingga pada grand slam (Australia Terbuka) saya telah dinyatakan gagal tes,” lanjutnya.

Ketidak-tahuan Sharapova terhadap perubahan daftar obat terlarang WADA diakui juga sebagai kesalahan dirinya sendiri. Pada 22 Desember 2015, Sharapova mendapat surel dari ITF terkait perubahan tersebut, namun terlewat dari perhatian petenis Rusia itu. “Saya tidak membuka link dari email yang masuk,” katanya.

“Saya telah membuat kesalahan besar. Saya telah membiarkan semua fans saya kecewa, saya juga merusak hal yang paling saya cintai dalam hidup saya, sesuatu yang saya mulai sejak usia empat tahun. Saya benar-benar berharap diberikan kesempatan untuk tetap bermain,”

“Saya tahu, mungkin banyak dari Anda berpikir saya akan pensiun hari ini. Tapi jika saya akan mengumumkan pensiun, saya tidak akan memilih hotel di pusat kota Los Angeles dan karpet jelek ini,” tutupnya.